Archive for September, 2009

Sep 29 2009

Ada Banyak Peluang Bisnis di Internet. Tapi Sayang…

Published by admin under Internet Marketing On Line

FAKTA: Ada Banyak Peluang Bisnis di Internet. Tapi Sayang…Tidak Semua Orang

Tahu Bagaimana Caranya!

Kenapa ANDA Sebaiknya

Mulai Melirik Bisnis Online & Belajar

Internet Marketing Dari Sekarang!

  • Semakin hari pengguna Internet semakin banyak. Ini berarti “pasar” di Internet semakin hari semakin tidak terbatas!
  • Tidak ada ‘krisis global’ di dunia Internet Marketing. Yang terjadi adalah kebalikan! Peluang usaha semakin banyak, dan bertambah setiap hari!
  • Internet Marketing atau bisnis online cukup dijalankan di rumah saja! Tidak kena macet, apalagi hujan-hujanan! :-)
  • Saat Anda paham betul dan menguasai ilmu Internet Marketing, Anda bisa jualan APA SAJA, dan KE MANA SAJA, semau Anda… sesuka hati!
  • Di jaman sekarang, dan apalagi tahun-tahun mendatang, orang yang mampu menyatukan ILMU dengan TEKNOLOGI adalah mereka yang akan tampil sebagai pemenang. Mereka akan semakin maju dan semakin kaya!

“Jika Anda Serius Ingin Mendapatkan Penghasilan
Tambahan
Melalui Internet, Saya Ajak Anda Untuk Mulai Belajar di Asian Brain - No Strings Attached! - BULAN
PERTAMA GRATIS!, Silahkan klik Disini

No responses yet

Sep 24 2009

Dimana Letak Bahagia Anda?

Published by admin under General

“Tempat untuk berbahagia itu ada di sini. Waktu untuk
berbahagia itu kini. Cara untuk berbahagia ialah dengan
membuat orang lain berbahagia” - Robert G. Ingersoll

Apakah Anda saat ini merasa bahagia?

Di mana letak kebahagiaan Anda sesungguhnya? Apakah
pada moleknya tubuh? …Jelitanya rupa? …Tumpukan harta?

….atau barangkali punya mobil mewah & tingginya jabatan?

Jika itu semua sudah Anda dapatkan, apakah Anda bisa
memastikan bahwa Anda *akan* bahagia?

Hari ini saya akan mengajak Anda untuk melihat, kalau
limpahan harta tidak selalu mengantarkan pada kebahagiaan

Dan ini kisah nyata…

Ada delapan orang miliuner yang memiliki nasib kurang
menyenangkan di akhir hidupnya. Tahun 1923, para miliuner
berkumpul di Hotel Edge Water Beach di Chicago, Amerika
Serikat. Saat itu, mereka adalah kumpulan orang-orang yang
sangat sukses di zamannya.

Namun, tengoklah nasib tragis mereka 25 tahun sesudahnya!
Saya akan menyebutnya satu persatu :

=> Charles Schwab, CEO Bethlehem Steel, perusahaan besi
baja ternama waktu itu. Dia mengalami kebangkrutan total,
hingga harus berhutang untuk membiayai 5 tahun hidupnya
sebelum meninggal.

=> Richard Whitney, President New York Stock Exchange.
Pria ini hrs menghabiskan sisa hidupnya dipenjara Sing Sing.

=> Jesse Livermore (raja saham “The Great Bear” di Wall
Street), Ivar Krueger (CEO perusahaan hak cipta), Leon
Fraser (Chairman of Bank of International Settlement),
ketiganya memilih mati bunuh diri.

=> Howard Hupson, CEO perusahaan gas terbesar di Amerika
Utara. Hupson sakit jiwa dan meninggal di rumah sakit jiwa.

=> Arthur Cutton, pemilik pabrik tepung terbesar di dunia,
meninggal di negeri orang lain.

=> Albert Fall, anggota kabinet presiden Amerika Serikat,
meninggal di rumahnya ketika baru saja keluar dari penjara.

Kisah di atas merupakan bukti, bahwa kekayaan yang melimpah
bukan jaminan akhir kehidupan yang bahagia!

Kebahagiaan memang menjadi faktor yang begitu didambakan
bagi semua orang. Hampir segala tujuan muaranya ada pada
kebahagiaan. Kebanyakan orang baru bisa merasakan *hidup*
jika sudah menemukan kebahagiaan.

Pertanyaannya… di mana kita bisa mencari kebahagiaan?
Apakah di pusat pertokoan? Salon kecantikan yang mahal?
Restoran mewah? Di Hawaii? di Paris? atau di mana?

Sesungguhnya, kebahagiaan itu tdk perlu dicari kemana-mana…

karena ia ada di hati setiap manusia.

Carilah kebahagiaan dalam hatimu!
Telusuri ‘rasa’ itu dalam kalbumu!
Percayalah, ia tak akan lari kemana-mana…

Hari ini saya akan berbagi tips bagaimana kita sesungguhnya
bisa mendapatkan kebahagiaan *setiap hari*. Berikut adalah
tips yang bisa Soegeng lakukan:

1. Mulailah Berbagi!

Ciptakan suasana bahagia dengan cara berbagi dengan orang
lain. Dengan cara berbagi akan menjadikan hidup kita terasa
lebih berarti.

2. Bebaskan hati dari rasa benci, bebaskan pikiran dari
segala kekhawatiran.

Menyimpan rasa benci, marah atau dengki hanya akan
membuat hati merasa tidak nyaman dan tersiksa.

3. Murahlah dalam memaafkan!

Jika ada orang yang menyakiti, jangan balik memaki-maki.
Mendingan berteriak  “Hey! Kamu sudah saya maafkan!!”.

Dengan memiliki sikap demikian, hati kita akan menjadi
lebih tenang, dan amarah kita bisa hilang. Tidak percaya?
Coba saja! Saya sering melakukannya. :-)

4. Lakukan sesuatu yang bermakna.

Hidup di dunia ini hanya sementara. Lebih baik Anda gunakan
setiap waktu dan kesempatan yang ada untuk melakukan
hal-hal yang bermakna, untuk diri sendiri, keluarga, dan
orang lain. Dengan cara seperti ini maka kebahagiaan Anda
akan bertambah dan terus bertambah.

5. Dan yang terakhir, Anda jangan terlalu banyak berharap
pada orang lain, nanti Anda akan kecewa!

Ingat, kebahagiaan merupakan tanggung jawab masing-masing,
bukan tanggung jawab teman, keluarga, kekasih, atau orang lain.

Lebih baik kita perbanyak harap hanya kepada Yang Maha
Kasih dan Kaya. Karena Dia-lah yang menciptakan kita, dan
Dia-lah yang menciptakan segala ‘rasa’, termasuk rasa bahagia
yang selalu Anda inginkan. ^_^

Ditulis oleh Anne Ahira ( http://prospectinternetmarketing.com)

Diposting oleh : Ismunadji

No responses yet

Sep 17 2009

Sempatkan Untuk Mendengar!

Published by admin under General


Banyak orang bisa ‘berkata’, namun sedikit yang mau
‘mendengar’. Padahal jika kita mau kembali ke hukum alam,
seharusnya kita harus lebih banyak mendengar daripada
bicara. Bukankah Tuhan memberi kita dua telinga dan hanya
satu mulut? :-)

Begitupun jika kita saksikan pada bayi yang baru lahir.
Indra pendengaran lebih dulu berfungsi daripada yang
lainnya. Lalu, mengapa mendengar lebih susah daripada
berbicara?

Meski secara kasat mata mendengar adalah hal yang gampang,
namun nyatanya banyak orang yang lebih suka didengarkan
daripada mendengarkan.

Mendengarkan merupakan bagian esensi yang menentukan
komunikasi efektif. Tanpa kemampuan mendengar yang bagus,
biasanya akan muncul banyak masalah. Yang sering terjadi,
kita merasa bahwa kitalah yang paling benar. Kita tidak
tertarik untuk mendengarkan opini yang berbeda dan hanya
tergantung pada cara kita.

Selalu merasa benar, paling kompeten, dan tidak pernah
melakukan kesalahan. Duh… malaikat kali! :-)

Jika kita selalu merasa bahwa diri kita benar, dan cara
kitalah yang paling tepat, itu berarti kita tidak pernah
mendengarkan. Ide dan opini kita sangat sukar untuk diubah
jika fakta tidak mendukung keyakinan kita. Bahkan kalau ada
fakta pun kita mungkin hanya akan sekedar meliriknya saja.

Mungkin saat ini kita nyaman dengan cara kita, tapi untuk
jangka waktu yang panjang, orang-orang akan menolak dan
membenci kita. Jika kita mau mulai mendengarkan orang lain,
maka suatu saat kita akan menyadari kesalahan kita.

Jawaban untuk mengatasi sifat ini adalah mengasah skill
mendengar aktif. Mendengar tidak selalu dengan tutup mulut,
tapi juga melibatkan partisipasi aktif kita. Mendengar yang
baik bukan berharap datangnya giliran berbicara.

Mendengar adalah komitmen untuk memahami pembicaraan dan
perasaan lawan bicara kita. Ini juga sebagai bentuk
penghargaan bahwa apa yang orang lain bicarakan adalah
bermanfaat untuk kita. Pada saat yang sama kita juga bisa
mengambil manfaat yang maksimal dari pembicaraan tersebut.

Seni mendengar dapat membangun sebuah relationship. Jika
kita melakukannya dengan baik, orang-orang akan tertarik
dengan kita dan interaksi kita akan semakin harmonis.

Berikut teknik mudah yang dapat dipraktekkan oleh Anda
dengan sangat wajar untuk menjadi seorang pendengar yang
baik :

1. Peliharalah kontak mata dengan baik. Ini menunjukkan
kepada lawan bicara tentang keterbukaan dan kesungguhan
kita

2. Condongkan tubuh ke depan. Ini menunjukkan ketertarikan
kita pada topik pembicaraan. Cara ini juga akan
mengingatkan kita untuk memiliki sudat pandang yang lain,
yaitu tidak hanya fokus pada diri kita.

3. Buat pertanyaan ketika ada hal yang butuh klarifikasi
atau ada informasi baru yang perlu kita selidiki dari lawan
bicara kita.

4. Buat selingan pembicaraan yang menarik. Hal ini bisa
membuat percakapan lebih hidup dan tidak monoton.

5. Cuplik atau ulang beberapa kata yang diucapkan oleh
lawan bicara kita. Ini menunjukkan bahwa kita memang
mendengarkan dengan baik hingga hapal beberapa cuplikan
kata.

6. Buatlah komitmen untuk memahami apa yang ia katakan,
meskipun kita tidak suka atau marah. Dari sini kita akan
mengetahui nilai-nilai yang diterapkan lawan bicara kita,
yang mungkin berbeda dengan nilai yang kita terapkan.

Dengan berusaha untuk memahami, bisa jadi kita akan
menemukan sudut pandang, wawasan, persepsi atau kesadaran
baru, yang tidak terpikirkan oleh kita sebelumnya.

Seorang pendengar yang baik sebenarnya hampir sama
menariknya dengan pembicara yang baik. Jika kita selalu
pada pola yang benar untuk jangka waktu tertentu, maka
suatu saat kita akan merasakan manfaatnya.

Prosesnya mungkin akan terasa lama dan menjemukan, tapi
lama-kelamaan akan terasa berharganya upaya yang telah kita
lakukan. Kita akan merasa lebih baik atas diri kita,
hubungan kita, teman-teman kita, anak-anak kita, maupun
pekerjaan.

Kesimpulan: jadilah pendengar yang baik, karena sifat ini
bisa menjadi kunci untuk mengembangkan pikiran yang
positif, dan merupakan salah satu tangga  Anda untuk
mencapai kesuksesan!
Ditulis oleh Anne Ahira (http://prospectinternetmarketing.com) diposting oleh Ismunadji

No responses yet